Showing posts with label Teknologi. Show all posts
Showing posts with label Teknologi. Show all posts

Bahaya Radiasi Ponsel: Mitos atau Fakta?

Monday, February 22, 2010

Jakarta - Dampak penggunaan ponsel masih menyisakan perdebatan panjang hingga saat ini. Ada pihak yang menyakini bahwa radiasi ponsel dapat mengganggu kesehatan. Namun, ada juga yang bersikukuh bahwa ponsel tidak berbahaya.

Pihak yang yakin bahwa ponsel berbahaya, mengajukan klaim-klaim untuk menguatkan pendapatnya. Salah satu tudingan tentang bahaya ponsel dilayangkan para peneliti di International EMF [Electromagnetic Field] Collaborative. Menurut mereka, penggunaan ponsel khususnya di kalangan anak-anak, dapat menyebabkan tumor otak.

Ponsel juga 'dikambinghitamkan' dapat menyebabkan sperma kaum pria 'terbantai'. Klaim ini dilontarkan oleh para pakar di pusat kesehatan Cleveland Clinic, Amerika Serikat. Para pakar ini menduga penurunan jumlah sperma pada kaum pria dapat disebabkan oleh gelombang elektromagnetis ponsel.

Klaim lain tentang bahaya ponsel juga coba disodorkan para peneliti Turki. Mereka menyebutkan bahwa menempatkan ponsel di pinggang dapat mempengaruhi kepadatan tulang alias menyebabkan tulang keropos di daerah sekitar pelvis.

Namun, tidak semua orang sepakat dengan klaim-klaim tentang bahaya ponsel. Penelitian untuk 'membela' ponsel pun digeber. Salah satu yang tampil sebagai 'pembela' ponsel adalah para peneliti di The Danish Cancer Society.

Dalam studi yang dipublikasikan di Journal of the National Cancer Institute itu disebutkan bahwa frekuensi elektromagnetik yang keluar dari ponsel tidak mempengaruhi mekanisme biologis pada tubuh manusia. Mereka menyebutkan bahwa tren tumor otak akibat ponsel tidak benar.

Satu lagi pembelaan yang mencoba mementahkan anggapan tentang ponsel dilontarkan oleh para peneliti di University of South Florida, Amerika Serikat. Mereka mengklaim, alih-alih berbahaya, gelombang elektromagnetis ponsel justru bisa melindungi manusia dari Alzheimer alias kepikunan.

Namun, bantahan ini tidak serta merta mengakhiri perdebatan panjang tentang dampak pemakaian ponsel. Bisa jadi nantinya akan muncul penelitian baru, baik yang akan memperkuat klaim tentang bahaya ponsel ataupun yang membantahnya. ( faw / ash )

Microsoft-Yahoo Sepakat Keroyok Google

Sunday, February 21, 2010

Jakarta - Upaya Microsoft untuk menyaingi mesin pencari Google makin keras setelah pihak berwenang AS dan Eropa menyetujui kerja sama perusahaan itu dengan Yahoo.

Kesepakatan 10 tahun yang diputuskan keduanya pada Juli lalu itu merupakan langkah terbesar Microsoft untuk mengukuhkan keberadaannya dalam bisnis online menyaingi Google.

Microsoft telah kehilangan US$5 miliar dalam bisnis online selama kurun empat tahun ini.

Microsoft akan menghadirkan beberapa hal baru untuk mempersenjatai mesin pencarinya Bing yang mengambil pangsa pasar 3,3% sejak peluncurannya Juni lalu.

Persaingan iklan dari pencarian internet hanyalah satu bagian kecil dari perang pendapatan antara Microsoft dan Google, selain sistem operasi dan ponsel.

Kesepakatan yang disetujui tanpa syarat oleh Departemen Kehakiman AS dan Komisi Eropa pada Kamis (18/2) itu diharapkan mampu menjadi batu pijakan dari sebuah bisnis online yang menguntungkan.

"Sesungguhnya sekarang, tujuannya adalah demi meningkatkan pangsa pasar, kami akan menumbuhkan bisnis kami ke dalam usaha yang menguntungkan, dan kami percaya diri untuk itu," tutur Yusuf Mehdi yang bertanggung jawab atas mesin pencari Bing dan portal MSN di Microsoft.

Google yang tak beroposisi dengan kemitraan itu, tidak mengeluarkan pendapat secara khusus soal persetujuan tersebut. Tetapi perusahaan itu mengatakan selalu ada kompetisi yang ketat dalam bisnis iklan di pencarian internet.

Dengan kesepakatan itu, Bing juga akan menjadi mesin pencari Yahoo, dan perusahaan ini akan fokus mengundang pengiklan besar.

Microsoft akan menangani lelang otomatis dari pencarian iklan yang digunakan kedua laman itu, dan membayar Yahoo sesuai dengan porsi penjualan iklan pencarian yang dihasilkan dari lamannya.

Perusahaan piranti lunak itu berharap dengan membangun satu kanal iklannya sendiri yang bisa diakses dua laman tersebut akan menjadi sebuah alternatif yang kredibel selain Google.

Berdasarkan survey Comscore terhadap pengguna internet di AS bulan lalu, pangsa pasar Yahoo mencapai 17 persen, sementara Microsoft mengambil 11,3 persen. Secara teori, kemitraan dengan Yahoo saat ini bisa memberi Microsoft lebih dari 28 persen pangsa pasar dari lalu lintas pencarian internet melawan Google yang memiliki 65.4 persen pangsa pasar.

Secara global, berdasar data StatCounter pada November lalu, Google masih lebih dominan dengan 90 persen pasar pencariannya dibandingkan dengan 7,4 persen kemitraan Yahoo dan Bing.

Kemitraan Microsoft dan Yahoo memerlukan waktu beberapa bulan untuk diputuskan. Dengan persetujuan dari pihak berwenang AS dan Eropa, Microsoft sudah bisa menaruh Bing di Yahoo. Keduanya belum memberi penjelasan akan seperti apakah tampilan Bing di Yahoo, namun dipastikan akan ada beberapa penyesuaian hasil pencarian untuk Yahoo.

Keduanya berharap kesepakatan itu benar-benar bisa dilaksanakan pada akhir tahun ini dan secara global pada awal 2012.

Kesepakatan itu juga sudah memperoleh persetujuan dari pemerintah Australia, Brazil dan Kanada, namun membutuhkan pengesahan pemerintah AS dan Eropa agar bisa eksekusi. Kedua perusahaan mengatakan mereka sedang menunggu keputusan dari pihak berwenang di Korea, Taiwan dan Jepang.[ito]

 
 
 

flagcounter

free counters

Followers

 
Copyright © celoteh camar liar